SISTEM MANAJEMEN KESEHATAN dan KESELAMATAN KERJA

December 29, 2010 at 5:27 am Leave a comment

Perkembangan indutri mempunyai korelasi dengan pekerja, Banyak Industri yang prosesnya berdampak negative terhadap kesehatan dan keselamatan pekerjanya, seperti industry bahan kimia, Jasa Konstruksi, Plastik, Besi baja, dsd. Sejalan dengan hal ini maka industry – industry yang berdampak bagi pekerjanya harus mengelola lingkungan kerjannya agar dapat menurunkan dampak lingkungan. Sikap kritis dari masyarakat dunia juga mendorong industry yang beresiko ke pekerja untuk menerapkan suatu system pengelolaan yang aman bagi pekerjannya. Latar belakang inilah yang melandasi pembentukan OHSAS 18001 – K3 oleh Organisasi Internasonal. OHSAS 18001 – K3 di akomodasikan untuk pengendalian operasional proses yang aman bagi pekerja.

Untuk menerapkan system ini dibutuhkan tiga tahapan proses, Sebagai berikut :

1. Tahap Indentifikasi Awal OHSAS 18001 – K3

Analisa / Indentifikasi terhadap tingkat kecukupan terhadap sistem dan fasilitas kesehatan dan keselamatan kerja di organisasi / industry. Mencakup evaluasi proses di organisasi, pemeriksaan terhadap prosedur yang ada, analisa tingkat kecelakaan pada masa lalu dan peraturan atau perundang-undangan yang berlaku.

2. Tahap Persiapan dan Implementasi OHSAS 18001 – K3

Tahap ini merupakan tahap persiapan dokumen dan program kerja serta pelaksanaan implementasinya. Pada tahap ini ada beberapa elemen yang harus diperhatikan yaitu :

a.     Kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja serta kepemimpinannya

b.     Organisasi, sumberdaya dan training

c.     Pengendalian operasional yang menjadi titik tolak prosedur proses, peraturan kesehatan dan keselamatan kerja dan perijinan di lingkungan kerja.

d.     Tujuan dan target dari kesehatan dan keselamatan kerja

e.     Panduan system kesehatan dan keselamatan kerja dan dokumentasi

f.      Pengendalian operasional yang mencakup pemantauan kesehatan kerja, persiapan proyek, pembelian dan pemasok.

g.     Pemeriksaan dan tindakan pencegahan, investigasi dan tindakan perbaikan

h.     Tindakan darurat

i.      Pengendalian catatan, audit dan tinjauan manajemen.

3. Tahap Penilaian Kinerja Proses OHSAS 18001 – K3

Tahap ini merupakan tahap penilaian terhadap system yang telah diterapkan mencakup penilaian dokumentasi, verifikasi penerapan dan tindakan perbaikan/ pencegahan yang diperlukan.

Keuntungan dari Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan OHSAS 18001 – K3 adalah :

1. Perlingdungan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja karyawan

2. Mengurangi resiko kecelakaan

3. Motivasi karyawan lebih tinggi

4. Pengurangan biaya operasi dan biaya kecelakaan kerja

5. Meningkatkan Citra & Image perusahaan

6. Mengurangi Pembayaran asuransi, dll

Untuk Konsultasi OHSAS 18001 – K3 segera hubungi :

Yoyo Subagyo / HP. 0815 9767636

http://digg.com/news/business/sistem_manajemen_k3_ohsas_18001_hse

Entry filed under: OHSAS 18001 : 2007. Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , .

Manfaat ISO 9001 bagi organisasi / perusahaan Prosedur ISO9001, Klausul ISO9001, Pedoman ISO9001, Standard ISO 9001

RUANG COMMENT

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Categories

Review https://tentangiso.wordpress.com on alexa.com

supported by

Bookmark and Share

Chat with Marketing :


%d bloggers like this: