Penerapan SMK3 sesuai PP Nomer 50 Tahun 2012 | Konsultan K3, Consultant SMK3

Konsultan SMK3, Training K3, Consultant OHSAS 18001Globalisasi perdagangan  saat  ini  memberikan  dampak  persaingan sangat ketat dalam segala aspek, salah satunya pada sektor indutri. Meningkatnya daya saing usaha pada sektor industri tentunya mempunyai korelasi yang sangat erat dengan pekerja, Banyak Industri yang prosesnya berdampak negative terhadap kesehatan dan keselamatan pekerjanya, seperti industry bahan kimia, Jasa Konstruksi, Plastik, Besi baja, dsd. Sejalan dengan hal ini maka semua bisnis usaha  yang berdampak bagi pekerjanya wajib mempunyai sistem manajemen Kesehatan dan keselamatan kerja sebagai jaminan perlindungan Kesehatan dan keselamatan bagi para pekerjanya. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau biasa disebut dengan SMK3 adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja disusun secara terencana, terukur, terstruktur, dan terintegrasi guna menjamin terciptanya suatu sistem keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja  dengan melibatkan unsur manajemen & pekerja dalam  rangka mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja  dan  penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang nyaman, efisien dan produktif. Penerapan keselamatan  dan  kesehatan  kerja  melalui  SMK3  telah berkembang di berbagai negara baik melalui pedoman maupun standar. Untuk memberikan keseragaman            bagi setiap perusahaan dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja – SMK3 pada tahun 2012 kemarin pemerintah mengeluarkan Peraturan yang tertuang dalam PP No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja – SMK3.

Tujuan Penerapan  Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja – SMK3 :

  • Meningkatkan efektifitas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja yang terencana, terukur, terstruktur, dan terintegrasi.
  • Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, pekerja/buruh, dan/atau serikat pekerja/serikat buruh
  • Menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk mendorong produktivitas

Manfaat Penerapan Sistem Manajemen K3

1.  Perlindungan karyawan

Tujuan inti penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 adalah memberi perlindungan kepada pekerja. Bagaimanapun, pekerja adalah asset perusahaan yang harus dipelihara dan dijaga keselamatannya. Pengaruh positif terbesar yang dapat diraih adalah mengurangi angka kecelakaan kerja.

 2.   Mengurangi biaya

Dengan menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja atau K3, kita dapat mencegah  terjadinya kecelakaan, kerusakan atau sakit akibat kerja. Dengan demikian kita tidak perlu mengeluarkan biaya yang ditimbulkan akibat kejadian tesebut.Salah satu biaya yang dapat dikurangi dengan penerapan sistem manajemen K3 adalah biaya premi asuransi.

 3.  Membuat sistem manajemen yang efektif

Salah satu bentuk nyata yang bisa kita lihat dari penerapan  sistem manajemen K3 adalah adanya prosedur  terdokumentasi. Dengan adanya prosedur, maka segala  aktivitas dan kegiatan yang terjadi akan terorganisir, terarah dan berada dalam koridor yang teratur. Rekaman-rekaman  sebagai bukti penerapan sistem disimpan untuk memudahkan pembuktian dan identifikasi akar masalah ketidak sesuaian.

Setiap Perusahaan yang mempekerjakan karyawan/ buruh paling sedikit 100 orang serta mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi maka berdasarkan ketentuan dalam PP No. 50 Tahun 2012 adalah perusahaan WAJIB menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja – SMK3 . Penerapan  SMK3 dilakukan  berdasarkan  kebijakan nasional tentang SMK3 yang meliputi :

–               Penetapan Kebijakan SMK3

–               Perencanaan K3

–               Pelaksanaan Rencana K3

–               Pemantauan & Evaluasi Kinerja K3

–               Peninjauan & Peningkatan kinerja SMK3

Dalam Menetapkan dan menyusun kebijakan SMK3, yang perlu perusahaan minimal lakukan adalah :

1.      Melakukan tinjauan awal K3 diperusahaannya  terlebih dahulu dengan cara :

         –     Mengidentifikasi potensi bahaya, penilaian dan pengendalian risiko

         –     perbandingan penerapan K3 dengan perusahaan dan sektor lain yang lebih baik

         –     Peninjauan     sebab   akibat   kejadian yang membahayakan

         –    Kompensasi  dan       gangguan serta  hasil penilaian sebelumnya yang berkaitan dengan keselamatan

         –     penilaian efisiensi dan efektivitas sumber daya yang disediakan

2.      memperhatikan  peningkatan  kinerja  manajemen K3 secara terus-menerus dan memperhatikan pula masukan – masukan dari para pekerja/buruh

Semua kebijakan yang sudah disusun dan ditetapkan wajib untuk di distribusikan ke seluruh departeman terkait dan di distribusikan kepada semua pekerja / buruh yang ada dalam perusahaan, hal ini bertujuan agar semua pekerja paham dan mengerti apa saja kebijakan – kebijakan yang dibuat oleh manajemen terkait dengan sistem manajemen K3.

Untuk konsultasi sistem manajemen K3 dengan biaya terjangkau dengan didukung tenaga ahli K3 yang handal dan berpengalaman silahkan hub.langsung ke no, hp. 0815 9767636

Konsultan ISO Murah, Bergaransi dan Berpengalaman – Tahapan Konsultasi ISO

Tahapan pelaksanaan kegiatan konsultasi ISO  :

1.    Kegiatan Diagnostic Assessment atau Gap Analysis

Tujuan kegiatan adalah untuk mendapatkan gambaran awal mengenai proses bisnis, penerapan sistem manajemen dan ketersediaan dokumen disesuaikan dengan persyaratan Standar ISO 9001; ISO 14001; OHSAS 18001. Selain itu tahap ini berguna untuk mengetahui sejauh mana Sistem yang (mungkin) sudah ada di Perusahaan, apakah nanti akan dilakukan revisi, pembuatan baru, atau dilakukan merger document bahkan penghilangan dokumen/form yang dianggap tidak perlu.

2.    Pelatihan Pemahaman Persyaratan ISO 9001; ISO 14001; OHSAS 18001Tujuan pelatihan adalah memberikan pemahaman persyaratan standarISO 9001; ISO 14001; OHSAS 18001 kepada seluruh personil yang terlibat dalam penerapan ISO di Perusahaan. Pelatihan yang diikuti mulai dari level manajemen sampai pelaksana ini memberikan detail pemahaman interpretasi klausul  ISO 9001 ;  ISO 14001; OHSAS 18001

3.    Pengembangan Dokumen

Proses selanjutnya adalah pengembangan dokumen sistem manajemen, setelah mendapatkan gambaran flow process, maka Konsultan Arya Sentra melakukan pengembangan dokumen, mulai dari pembuatan Manual, prosedur yang dipersyaratkan oleh standar beserta rekamannya, dan prosedur lain yang diperlukan untuk memastikan penerapan sistem manajemen pada proses bisnis di atas terkendali dan berjalan efektif. Selain itu ditetapkan pula Kebijakan Perusahaan beserta Sasaran Perusahaan yang akan dicapai dengan diterapkannya standar Sistem Manajemen ini.

4.    Penerapan Sistem Manajemen dan Monitoringnya

Setelah dokumen mutu yang dibutuhkan sesuai dengan persyaratan ISO 9001;ISO 14001  ataupun OHSAS 18001 direview dan disahkan oleh pihak manajemen, tahapan selanjutnya adalah menjalankan sistem manajemen tersebut dalam keseharian proses di Perusahaan. Selama kegiatan penerapan sistem manajemen, ASS Consulting juga melakukan monitoring kegiatan untuk memastikan sistem dijalankan dengan konsisten serta membantu bila terjadi ketidaksesuaian dalam penerapan sistem.

5.    Pelaksanaan Audit Mutu Internal dan Tinjauan Manajemen

Tujuan pelaksanaan audit  internal adalah mengukur efektifitas penerapan sistem manajemen yang sudah diterapkan. Namun sebelum pelaksanaan audit internal dilaksanakan, pihak  ASS Consulting memberikan pelatihan audit internal kepada calon-calon auditor  internal. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan para calon auditor memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk menjalankan tugasnya sebagai tim auditor internal.

Setelah pelaksanaan audit internal dilaksanakan disertai dengan pelaksanaan perbaikan ketidaksesuaian yang ditemukan, selanjutnya fase penerapanISO 9001; ISO 14001; OHSAS 18001 dilanjutkan dengan pelaksanaan rapat tinjauan manajemen. Rapat tinjauan manajemen ini membahas antara lain hasil pelaksanaan audit internal, tindakan perbaikan yang telah atau sedang dilakukan, pembahasan kinerja proses dan pencapaian sasaran dan sebagainya.

6.    Proses Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001; ISO 14001;OHSAS 18001

Setelah dianggap siap, fase terakhir adalah proses sertifikasi oleh Badan Sertifikasi. Konsultan kami akan mendampingi pada saat proses audit oleh Badan Sertifikasi yang telah ditunjuk. Kepastian kelulusan 100% dalam proses Audit oleh Badan Sertifikasi. untuk konsultasi hubungi :

Kami Konsultan ISO yang memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK QUARANTEE yang tertuang dalam kontrak kerja:
Bp. Yoyo Subagyo / HP. 08159767636

SISTEM MANAJEMEN KESEHATAN dan KESELAMATAN KERJA

Perkembangan indutri mempunyai korelasi dengan pekerja, Banyak Industri yang prosesnya berdampak negative terhadap kesehatan dan keselamatan pekerjanya, seperti industry bahan kimia, Jasa Konstruksi, Plastik, Besi baja, dsd. Sejalan dengan hal ini maka industry – industry yang berdampak bagi pekerjanya harus mengelola lingkungan kerjannya agar dapat menurunkan dampak lingkungan. Sikap kritis dari masyarakat dunia juga mendorong industry yang beresiko ke pekerja untuk menerapkan suatu system pengelolaan yang aman bagi pekerjannya. Latar belakang inilah yang melandasi pembentukan OHSAS 18001 – K3 oleh Organisasi Internasonal. OHSAS 18001 – K3 di akomodasikan untuk pengendalian operasional proses yang aman bagi pekerja.

Untuk menerapkan system ini dibutuhkan tiga tahapan proses, Sebagai berikut :

1. Tahap Indentifikasi Awal OHSAS 18001 – K3

Analisa / Indentifikasi terhadap tingkat kecukupan terhadap sistem dan fasilitas kesehatan dan keselamatan kerja di organisasi / industry. Mencakup evaluasi proses di organisasi, pemeriksaan terhadap prosedur yang ada, analisa tingkat kecelakaan pada masa lalu dan peraturan atau perundang-undangan yang berlaku.

2. Tahap Persiapan dan Implementasi OHSAS 18001 – K3

Tahap ini merupakan tahap persiapan dokumen dan program kerja serta pelaksanaan implementasinya. Pada tahap ini ada beberapa elemen yang harus diperhatikan yaitu :

a.     Kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja serta kepemimpinannya

b.     Organisasi, sumberdaya dan training

c.     Pengendalian operasional yang menjadi titik tolak prosedur proses, peraturan kesehatan dan keselamatan kerja dan perijinan di lingkungan kerja.

d.     Tujuan dan target dari kesehatan dan keselamatan kerja

e.     Panduan system kesehatan dan keselamatan kerja dan dokumentasi

f.      Pengendalian operasional yang mencakup pemantauan kesehatan kerja, persiapan proyek, pembelian dan pemasok.

g.     Pemeriksaan dan tindakan pencegahan, investigasi dan tindakan perbaikan

h.     Tindakan darurat

i.      Pengendalian catatan, audit dan tinjauan manajemen.

3. Tahap Penilaian Kinerja Proses OHSAS 18001 – K3

Tahap ini merupakan tahap penilaian terhadap system yang telah diterapkan mencakup penilaian dokumentasi, verifikasi penerapan dan tindakan perbaikan/ pencegahan yang diperlukan.

Keuntungan dari Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan OHSAS 18001 – K3 adalah :

1. Perlingdungan terhadap kesehatan dan keselamatan kerja karyawan

2. Mengurangi resiko kecelakaan

3. Motivasi karyawan lebih tinggi

4. Pengurangan biaya operasi dan biaya kecelakaan kerja

5. Meningkatkan Citra & Image perusahaan

6. Mengurangi Pembayaran asuransi, dll

Untuk Konsultasi OHSAS 18001 – K3 segera hubungi :

Yoyo Subagyo / HP. 0815 9767636

http://digg.com/news/business/sistem_manajemen_k3_ohsas_18001_hse

Consultant ISO 9001 | Konsultan ISO 14001 | Training ISO/TS 16949 | Konsultant ISO 22000 | HACCP – GMP | Pelatihan ISO OHSAS 18001 – SMK3 | Bisnis Strategy|Marketing Strategy|Bisnis Plann|Hp. 0815 9767636

Kami Perusahaan Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan OHSAS 18001Consultant ISO 22000Konsultan ISO 17025, Consultant ISO/TS 16949, Consultant ISO 26000, Konsultan ISO 27000, Konsultan Manajemen Mutu, Consultant Quality, KonsultanK3, Jasa Konsultan ISO pertama & satu – satunya yang memberikan GARANSI JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK QUARANTEE yang tertuang dalam kontrak kerja serta memberikan konsultasi gratis setelah sertifikasi selama perusahaan menerapkan system terkait.

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di jasa Konsultan ISO/Consultant ISO kami dipercaya lebih dari 200 perusahaan Lokal/Asing untuk Konsultasi Implementasi ISO / Training ISO.

Dengan memakai sistem konsultasi yang cepat, tepat, efektif, efisien dan bermutu serta biaya yang sangat terjangkau dan didukung tenaga Konsultan / Consultant yang berpengalaman banyak clien-clien kami selalu PUAS & selalu merekomendasikan SIEN Consultant kepada mitra kerja mereka, karna Kami bukan hanya Consultant ISO / konsultan ISO tapi juga Konsultan/Consultant Bisnis Strategi.

Apabila bapak / ibu membutuhkan Perusahaan Jasa Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan OHSAS 18001Consultant ISO 22000Konsultan ISO 17025, Consultant ISO/TS 16949, Consultant ISO 26000, Konsultan ISO 27000, Konsultan Manajemen Mutu, Consultant Quality, KonsultanK3 jangan segan hubungi kami :

YOYO SUBAGYO/ Hp. 0815 9767636,

===================================================================================

Service Kami antara lain :

A. SYSTEM MANAGEMENT CONSULTING :

1. ISO 9001 ( System Manajemen Mutu )

2. ISO 14001 ( System Manajemen Lingkungan )

3. ISO 17025 ( System Manajemen Mutu Laboratorium )

4. ISO/TS 16949 ( System Manajemen untuk Otomotive )

5. ISO 22000 ( System Manajemen Keamanan Pangan )

6. SA 8000 ( Sistem Manajemen Ketenagakerjaan )

7. OHSAS 18001 ( System Manajemen K3)

8. HACCP & GMP ( Analisa Keamanan Pangan Industri Pangan )

9. 5 S ( Seiri Seiton Seiso Seiketsu Shitsuke)

10. Balance Scorecard

11. Six Sigma

12. Analyctic Hierarchy Process & Decision Making

13. Assessment Criteria Malcolm Bridge (MBNQA)

14. Audit Internal ISO 14001 : 2004

15. Audit Internal ISO 9001 : 2008

16. Audit Internal OHSAS 18000 (SMK3)

17. Data Envelopment Analysis

18. Electronic for Documentation ISO

19. How To Improve Balridge Score

20. Implementing Balanced Scorecard

21. Penyusunan Application Summary MBNQA

22. Integrasi ISO 9001 & Malcolm Balridge

23. Problem Solving And Decision Making

24. Statistical Quality Control

25. Total Productive Maintenance (TPM)

26. Management Warehouse and Material Effective

B. MARKETING MANAGEMENT

1. Advertising and Media Planning

2. Brand Management

3. Consumer Behaviour

4. Customer Equity Management

5. Customer Satisfaction

6. Customer Service Excellence

7. Handling Customer Complaint

8. How To Measure Customer Satisfaction

9. Introduction to Marketing Concept

10. Marketing Planning

11. Marketing for Non Marketing Officer

12. Promotion Planning

13. Sales Force Management

14. Segmenting, Targeting, And Positioning

15. Strategic Marketing

16. Business Plan

C. HRD MANAGEMENT

1. Achievement Motivation Training

2. Administrasi Kepegawaian

3. Change Management

4. Change Paradigm

5. Community Developoment for Corporate

6. Competency Based Approach to HRD

7. Education and Training Management

8. Filling Management System (Manajemen Kearsipan)

9. How To Be A Good Presenter

10. HRD Strategy

11. HRM Executed

12. Management for Secretary

13. Management Logistic and Logistic Planning

14. Manajemen Kinerja dan Pengembangan Karir

15. Manajemen Penulisan dan Penyajian Laporan yang Efektif

16. Outbond Training

17. Professional Public Relations for Profit Company

18. Professional Secretary

20. Risk Management

21. Sistem Informasi Manajemen SDM

22. Supervisory Leadership

23. Supervisory Management Development

24. Training And Development Program

25. Training Evaluation (Evaluasi Pelatihan)

27. Training for Outbond Trainers

28. Training Need Analysis

29. Training of Trainers (TOT)

30. Training Motivasi, dll

D. FINANCE MANAGEMENT

1. Akuntansi Keuangan untuk Administrasi dan Sekretaris

2. Analisa Laporan Keuangan

3. Auditing Finance

4. Budgeting and Planning

5. Cost Accounting (Akuntansi Biaya)

6. Dasar-dasar Akuntansi dan Penilaian Asset

7. Effective Cost Control Management

8. Financial Management

9. Financial Modelling, Planning and Forecasting

10. Keuangan dan Sistem Informasi

11. Manajemen Akuntansi

12. Manajemen Arus Kas (Cash Flow)

13. Manajemen Keuangan untuk Non Bagian Keuangan

14. Manajemen Perpajakan

15. Pengaturan Budget / Anggaran Perusahaan

16. Perhitungan Perpajakan (PPN) Terbaru

17. Salary And Benefit Administration

18. Tax And General Affair

19. Tax Planning (Lanjutan Manajemen Pajak)

20. Total Cost Reduction

21. Treasury Management

E. INFORMATION SYSTEM AND TECHNOLOGY

1. Accounting Information System

2. Computer And Networking Troubleshooting

3. Computer Application for Filling System

4. Computer Application for Logistic Management

5. Computer Office Automation and Professionalism

6. Database Using Oracle

7. E-Filling for SPT Masa PPn

8. E-Filling Using Microsoft Visual FoxPro

9. HRD Based on Information Technology

10. Komputer Akuntansi

11. Kesekretarisan Modern Berbasis Komputer

12. Lokal Area Network

13. Linux Officer

14. Pengolahan Database

15. Sistem Informasi Berbasis Komputer

F. Value Added

Keuntungan menggunakan Jasa kami adalah :

1. Didukung oleh konsultan yang berpengalaman sebagai praktisi di berbagai industri.

2. Menjamin rahasia klien

3. Mempunyai pengalaman dalam proyek crash program (short schedule) dan proyek recovery / pembenahan

4. Satu-satunya Jasa konsultan di Indonesia yang berani memberikan Garansi jaminan kelulusan dalam bentuk double money back quarantee, bila mengalami ketidaklulusan  maka free konsultasi sampai lulus sertifikasi dan biaya badan sertifikasi diganti oleh kami.

5. Memberikan after sales services / purna jual free of charge, gratis konsultasi setelah sertifikasi selama perusahaan menerapkan system terkait melalui e-consulting.

6. Mempunyai program kerja yang jelas, sistematis dan cepat.

Informasi lebih lanjut hubungi :

YOYO SUBAGYO / HP. 0815 9767636

Email: yoyosoko@yahoo.com